Submarine Cable adalah kabel fiber optic yang dipasang di dasar laut, menghubungkan continent dan negara. Bersama dengan satellite, submarine cable adalah backbone internet global — sekitar 99% data internet melintasi cable bawah laut, bukan satellite.

Karakteristik Submarine Cable

Submarine Cable Penting untuk Asia-Pacific

Submarine Cable dan Latency Server HK

Latency dari ISP Indonesia ke Server HK ditentukan sebagian besar oleh routing submarine cable:

  1. Indonesia ke landing point: Traffic ke Jakarta atau Batam (cable landing stations)
  2. Submarine cable transit: Via APCN-2, APG, atau cable lain ke HK
  3. HK landing: Traffic landed di TKO (Tseung Kwan O) atau lokasi landing HK
  4. Final hop ke data center: Via HKIX peering atau direct fiber

Total: 40-80ms typical untuk perjalanan ini. Kondisi network real-time mempengaruhi exact latency.

Cable Cut Events

Submarine cable kadang putus karena anchor kapal, gempa bumi, atau kerusakan natural. Cable cut dapat mempengaruhi latency atau availability sementara:

Itulah kenapa multi-cable redundancy penting. Server HK dilayani oleh multiple submarine cable, sehingga single cable cut tidak menyebabkan total disconnection.

Implikasi untuk Pemain

Untuk pemain Indonesia, submarine cable infrastructure adalah salah satu reason mengapa Server HK memberikan latency optimal. Multiple cable dengan good capacity, peering quality, dan landing point yang strategis = experience smooth.

Detail di Karakteristik Server HK.

Istilah Terkait

Materi Pembahasan Mendalam

Navigasi Glossary

Kembali ke indeks glossary A-Z untuk browse semua istilah, atau jelajahi silabus lengkap untuk konteks kurikulum.