Stop-Loss dan Stop-Win adalah dua disiplin exit triggers paling penting di bankroll management. Stop-loss = batas kerugian; stop-win = target kemenangan. Keduanya wajib di-set sebelum sesi mulai, bukan diputuskan mid-session.

Stop-Loss

Stop-loss adalah komitmen untuk exit sesi setelah kerugian tertentu tercapai. Biasanya 50-80% dari modal sesi.

Contoh:

Mengapa stop-loss penting:

Stop-Win

Stop-win adalah komitmen untuk exit sesi setelah profit tertentu tercapai. Biasanya 50-100% dari modal sesi.

Contoh:

Mengapa stop-win penting:

Mengapa Pemain Abaikan Stop-Win

Pemain yang konsisten honor stop-win adalah pemain yang akhir bulan-nya net positive atau modest loss. Pemain yang continue setelah profit hampir selalu net negative.

Implementasi: Hard Limits vs Soft Limits

Hard limits (most effective):

Soft limits (less effective):

Mengejar Kerugian (Chasing Losses)

Setelah stop-loss tercapai, ada urge untuk "balik" kerugian. Ini disebut chasing losses — pattern paling destruktif:

Mantra disiplin: "Loss yang sudah terjadi adalah sunk cost. Keputusan rational tentang aksi forward."

Detail lengkap di Stop-Loss & Stop-Win.

Istilah Terkait

Materi Pembahasan Mendalam

Navigasi Glossary

Kembali ke indeks glossary A-Z untuk browse semua istilah, atau jelajahi silabus lengkap untuk konteks kurikulum.