Load Balancing adalah praktek mendistribusikan incoming traffic ke multiple server agar tidak ada single server yang overload. Komponen fundamental dari arsitektur server modern, termasuk game server iGaming.
Cara Kerja
Load balancer berfungsi sebagai reverse proxy di depan multiple backend server:
- Request dari client masuk ke load balancer (single endpoint)
- Load balancer evaluate which backend server should handle request
- Request forwarded ke server yang dipilih
- Response dari server kembali via load balancer ke client
Algoritma Load Balancing
- Round Robin — Distribusi cyclic, server 1 → 2 → 3 → 1 → ...
- Least Connections — Server dengan koneksi aktif paling sedikit dapat request baru
- IP Hash — Same client IP selalu ke server yang sama (untuk session affinity)
- Weighted — Server dengan capacity lebih besar dapat porsi traffic lebih banyak
Implementasi di iGaming
Operator dan provider iGaming menggunakan load balancing untuk:
- Distribute traffic di peak hours (malam Indonesia, post-payday)
- Memberikan failover — jika satu server down, traffic auto-route ke server lain
- Memungkinkan maintenance tanpa downtime (rolling update)
- Geographic distribution — pemain Indonesia route ke HK, pemain Latin America route ke Curacao
Implikasi untuk Pemain
Load balancing yang baik = pengalaman konsisten:
- Sub-100ms latency bahkan di peak hours
- Tidak ada game freeze atau loading lambat
- Failover seamless jika ada infrastructure issue
Operator yang skimping di infrastructure (tidak ada proper load balancing) akan show signs di peak hours: latency spike, game freeze, atau intermittent disconnects.
Istilah Terkait
Materi Pembahasan Mendalam
Navigasi Glossary
Kembali ke indeks glossary A-Z untuk browse semua istilah, atau jelajahi silabus lengkap untuk konteks kurikulum.