KYC adalah singkatan dari Know Your Customer — prosedur verifikasi identitas pemain dengan dokumen resmi. Wajib di operator iGaming licensed sebagai bagian dari compliance AML (Anti-Money Laundering).
Dokumen yang Umum Diminta
- Government-issued ID — KTP, paspor, SIM
- Selfie verification — Foto dengan ID terlihat jelas (atau video selfie)
- Proof of address — Tagihan utility, statement bank, atau dokumen resmi dengan alamat (kadang)
- Proof of payment method — Foto kartu kredit/debit (dengan bagian sensitive blur)
- Source of funds — Untuk deposit besar, mungkin diminta bukti sumber dana
Kapan KYC Triggered
Kebanyakan operator melakukan KYC di beberapa titik:
- Sebelum withdrawal pertama — Paling umum, dilakukan saat user akan tarik dana
- Saat deposit besar — Threshold tertentu (misal Rp10 juta+)
- Random check periodic — Untuk update database
- Setelah suspicious activity — Pattern transaksi yang unusual
Mengapa KYC Penting
Untuk pemain:
- Confirms operator adalah legitimate (compliance)
- Protect dari identity theft (akun terkait identitas Anda)
- Required untuk withdrawal (operator tanpa KYC = red flag)
Untuk operator:
- AML compliance dengan regulator
- Verifikasi usia (18+ enforcement)
- Prevention fraud dan multiple accounts
- Reporting capability ke regulator
Red Flags Operator
- Tidak melakukan KYC sama sekali — non-compliant, kemungkinan unregulated
- KYC yang sangat lax (hanya minta email) — minimum standard tidak memenuhi
- KYC excessive yang minta dokumen sensitive berlebihan — privacy concern
- KYC procedures yang terus tertunda saat user ingin withdraw — kemungkinan operator menyulitkan withdrawal
Pemain bertanggung jawab melakukan KYC dengan jujur — usia, identitas, sumber dana. Detail di Batasan Usia 18+.
Istilah Terkait
Materi Pembahasan Mendalam
Navigasi Glossary
Kembali ke indeks glossary A-Z untuk browse semua istilah, atau jelajahi silabus lengkap untuk konteks kurikulum.